Showing posts with label Tips Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Tips Pendidikan. Show all posts

Tuesday, 24 January 2017

Cara Belajar yang Efektif untuk Menguasai Banyak Materi

Bismillah pingin berbagi dan ajar menulis di blog nugrohotips.id ini. Kalau biasanya materi yang saya posting di blog ini berupa materi yang saya dapat dari hobi saya membaca buku, kali ini saya akan coba menuliskan berdasarkan pengalaman saya sendiri. Yahh walaupun pengalaman saya belum seberapa, tapi dengan yang sedikit itu semoga dapat banyak memberi manfaat untuk teman-teman semua.

Cara Belajar yang Efektif- topik ini sering menjadi bahan pemikiran saya pribadi bagaimana menemukan formula cara belajar yang efektif itu sendiri. Terus terang saya dihadapkan pada permasalahan belajar ini mulai dari SD, SMP, SMA hingga Kuliah.

Cara Belajar Efektif
Mungkin tips ini merupakan akumulasi proses menemukan pola belajar yang efektif sejak dulu. Diawali mungkin saat saya dihadapkan pada perlombaan OSN (Olimpiade Sains Nasional) IPS di tingkat SMP, waktu itu materi IPS dapat dikatakan materi terbanyak daripada mata perlombaan yang lain. Materi yang diujikan pada OSN SMP bidang IPS meliputi Geografi, Sejarah, Ekonomi, dan Sosiologi. Kebayang kan betapa banyak materi yang harus dikuasai? Hal itu berlanjut saat saya dihadapkan pada OSN SMA bidang Geografi. Yaa lagi-lagi saya harus mengusasai materi geografi yang juga dapat dikatakan materinya dari inti bumi hingga ujung langit dan seluas hamparan permukaan bumi. MasyaAllah, banyak banget deh pokoknya. Nah belum lagi dalam menghadapi UN yang pasti kalian rasakan sebagai seorang pelajar di Indonesia (selama UN belum dihapus:D isunya kan gitu hehe). Materi UN juga tergolong banyak sekali, tapi kalau ini memang prosesnya lebih terstruktur dan tersistem oleh sekolah/institusi pendidikan dengan baik.

Oke lalu dari pengalaman yang cukup panjang itu saya menemukan beberapa tips / trik cara belajar yang efektif untuk mengusai banyak materi pembelajaran. Berikut akan saya bahas tips belajar yang efektif tersebut.

Cara Belajar Efektif Menguasai Banyak Materi 


Belajar merupakan proses mempelajari dan memahami sesuatu. Dari yang awalnya tidak tahu menjadi tahu, yang semula tidak bisa menjadi bisa. Proses belajar ini akan berlangsung dari awal kelahiran manusia hingga akhir hayatnya.
Cara belajar yang akan saya bahas disini mungkin cakupannya lebih sempit menyangkut belajar dalam memahami materi pelajaran di sekolah, karena proses belajar sendiri sejatinya luas dalam kehidupan ini. Kemudian materi ini juga kemungkinan bersifat subjektif karena ini sesuai pengalaman saya dan mungkin bisa saja tiap orang memiliki cara belajar yang berbeda sesuai karakterik individunya.

1. Ketahui dan Tuliskan Daftar Materi yang Harus Anda Kuasai.


Hal pertama yang mesti kalian persiapkan adalah mengetahui daftar materi yang harus anda kuasai. Ini biasanya kita kenal dengan sebutan kisi-kisi materi ujian. Misalnya anda ingin belajar dalam perlombaan OSN Geografi, maka anda harus mencari Kisi-kisi materi OSN Geografi. Kemudian kalau anda ingin belajar dalam mengahadapi Tes SBMPTN, maka yang pertama harus anda siapkan adalah anda harus tahu apa sih yang akan diujikan di SBMPTN tersebut, nah lihatnya ya di kisi-kisinya.

Tujuannya apa kita mengetahui kisi-kisi ujian? Tentu kisi-kisi ini berguna agar proses pembelajaran kalian terarah, sesuai dengan soal yang akan dikeluarkan saat ujian nanti. Kemudian juga agar apa yang kalian pelajari itu runtut dan sistematis, tidak melewatkan materi-materi yang harus dipahami.

Sampai langkah pertama aja, mungkin banyak dari kalian yang melewatkan proses ini. Padahal ini adalah proses yang penting agar proses belajar kalian kedepannya lebih efektif baik dari segi waktu tenaga, pikiran dan seterusnya.

Lalu kalau gak ada kisi-kisinya gimana kak? Memang kadang dalam beberapa ujian guru/ instasi terkait tidak/belum mengeluarkan kisi-kisi secara resmi. Tapi poin-poin materi ini bisa kalian buat sendiri kok, tentunya sesuai dengan materi yang pernah dijelaskan atau didapat sebelumnya.

2. Kumpulkan Seluruh Materi yang Terkait dengan Daftar Materi Tersebut.


Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan materi sesuai langkah awal. Hal ini dilakukan karena bisa jadi materi yang kita punya belum lengkap sesuai  dengan kisi-kisi ujian. Maka dari itu, perlu adanya crosscheck terhadap materi yang kita miliki dan segera melengkapinya bisa dari buku catatan, buku cetak, ebook, internet, pinjam catatan teman, tanya guru, dan seterusnya.

Hal ini pernah terjadi saat saya menghadapi OSN Geografi tahun 2015 yang lalu, saat itu saya merasa sudah banyak sekali belajar tetapi masih ada juga subbab-subbab yang belum saya pelajari. Hingga saya pun berburu materi kesana-kemari untuk segera melengkapi materi yang saya punya. Mulai dari tanya guru pembimbing, kakak kelas, para medalis-medalis terdahulu, searching internet dan lain-lain.

3. Susun Paket Materi Belajar sekreatif Anda.


Langkah ketiga adalah menyusun materi yang sudah anda miliki menjadi beberapa paket materi belajar sesuai pola belajar yang anda inginkan. Misalnya dalam satu paket itu terdiri dari satu bab materi pelajaran disertai contoh soal, pembahasan, serta latihan soal.

Paket materi ini bebas sesuai kemauan anda. Anda bisa juga mengurutkan materi yang banyak sekali itu kedalam beberapa sub materi dimulai dari yang termudah atau yang paling anda kuasai. Intinya adalah pada bagian ini saya memberikan tips untuk membagi-bagi kumpulan materi yang anda miliki kedalam bagian-bagian yang lebih kecil agar mudah dipelajari. Lebih-lebih kalau sudah ada buku rangkuman materi, maka itu akan mempermudah kalian dalam proses ini. Sehingga buku rangkuman materi itu sebagai patokan awal pembelajaran kalian, sisanya tinggal kalian perkaya dengan materi lain yang anda miliki.

4. Tentukan Target Waktu Penguasaan Tiap Materi.


Setelah kalian bagi materi-materi pelajaran tersebut, tentukan deadline waktu untuk mengusai materi tersebut. Misalnya saat ini bulan Januari sedangkan OSN misalnya akan diadakan Bulan April, Maka dalam jangka waktu yang ada kalian tentukan minggu ini saya harus mengusai materi apa?, bulan ini saya harus jelas materi apa? dan seterusnya. Jadi dalam tenggat waktu yang ada kalian bisa mempelajari dan menguasai seluruh materi yang akan diujikan.

Waktu ini sangat terkait dengan persiapan kalian juga. Ada mungkin diantara kita yang baru mempersiapkan ujian hanya seminggu sebelumnya, ada yang gak persiapan sama sekali. Tapi ada juga yang mempersiapakan jauh-jauh hari bahkan dicicil sampai setahun, dua tahun sebelumnya (Untuk konteks OSN, SBMPTN, dan ujian2 yang membutuhkan persiapan ekstra lainnya) .

Tapi selalu anda ingat bahwa dalam teori belajar 1 x 5 # 5 x 1 ( 1 kali 5 tidak sama dengan 5 kali 1) artinya bahwa anda belajar 1 jam sekali dalam 5 hari akan lebih baik daripada  anda belajar 5 jam sekali dalam sehari sebelum ujian saja. Jadi semakin lama masa persiapan anda tentu akan lebih baik.

5. Lakukan Proses Belajar dengan Fokus dan Tenang.


Setelah kalian membuat konsep belajarnya, silahkan lakukan proses belajar dengan fokus dan tenang sesuai dengan target belajar yang sudah anda rancang. Jangan lupa sebelum belajar selalu awali dengan basmallah dan doa sebelum belajar agar proses belajar kalian dapat dipermudah, ilmunya dapat ditingkatkan dan segalanya dapat berjalan sesuai dengan keinginan.

Untuk memperdalam proses belajar yang tepat sesuai dengan gaya belajar anda silahkan baca posting sebelumnya.

Setelah menyelesaikan pembelajaran silahkan centang/ checklist daftar materi diawal yang sudah kalian susun. Maka jika anda mampu konsisten dalam melaksanakan rancangan belajar anda maka anda akan menguasai seluruh materi yang ada dengan tepat waktu.

Mungkin cukup itu tips/trik dari saya terkait cara belajar yang efektif untuk mengusai banyak materi. Jika anda suka artikel ini dan dirasa bermanfaat bisa bagikan artikel ini ke teman-teman anda. Jangan lupa komentarnya juga!! hehe terimakasih :)
Read more

Sunday, 22 January 2017

Mengetahui Tipe Gaya Belajar untuk Mengoptimalkan Cara Belajar Yang Efektif

GAYA BELAJAR- Setiap orang diciptakan unik, dan memiliki gaya belajar masing-masing. Sudahkah kamu mengenali gaya belajarmu? Meskipun duduk di kelas yang sama dan bersekolah di sekolah yang sama, gaya belajar ternyata tidak pernah sama. Bahkan anak kembar sekalipun, gaya belajarnya bisa berbeda.
Tipe Gaya Belajar

Ada yang lebih mudah menangkap isi pelajaran jika disertai praktik. Tipe seperti in lebih  suka berada di laboratorium untuk mempelajari dan mengamati berbagai  hal secara langsung ketimbang mendengar penjelasan guru. Sedangkan temannya yang lain mungkin lebih tertarik mengikuti pelajaran yang disertai aspek-aspek gerak. Ada juga yang harus berada di ruangan sunyi dan menutup pintu kamar rapat-rapat agar bisa  berkonsentrasi belajar. Akan tetapi ada juga yang mengaku pikiran mereka akan terbuka, justru bila belajar sambil mendengarkan musik, entah musik yang mengalun merdu atau musik keras. Sementara sebagian lainnya merasa perlu mencoret-coret kertas dengan coretan yang mudah dipahami sendiri.

Macam-Macam Tipe Gaya Belajar

Ada 3 tipe gaya belajar yang biasa dijumpai:

1. Gaya Belajar Visual

Untuk mendukung gaya belajar ini gunakan beragam bentuk grafis yang dapat mengoptimalkan penglihatan dalam menyerap informasi / materi pelajaran. Perangkat grafis tersebut bisa berupa coretan, slide, kartu-kartu bergambar, ilutrasi, atau film.

Ciri-ciri gaya belajar visual:

  • Saat mendapat petunjuk melakukan sesuatu, biasanya anaka akan melihat teman-teman lainnya terlebih dahulu baru kemudian dia bertindak.
  • Senantiasa berusaha melihat guru yang sedang mengajar.
  • Cenderung menggunakan gerakan tubuh (untuk mengekspresikan dan menggantikan kata-kata) saat mengungkapkan sesuatu.
  • Tak suka bicara di depan kelompok dan suka pula mendengarkan orang lain.
  • Biasanya dapat duduk tenang di tengah situasi ribut dan ramai tanpa merasa terganggu.
  • Biasanya kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan
  • Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan.


2. Gaya Belajar Auditori

Gaya belajar ini menempatkan pendengaran sebagai alat utama untuk bisa memahami sekaligus mengingat informasi/ materi pelajaran. Artinya untuk bisa mudah mengingat dan memahami informasi tertentu, orang tersebut haruslah mendengarnya terlebih dahulu, diantaranya dengan cara membaca materi pelajaran yang disampaikan di sekolah.

Ciri-ciri gaya belajar auditori:

  • Dapat menginngat banyak sekali lagu atau iklan TV, bahkan dapat menirukannya secara cepat dan komplit.
  • Mampu mengingat dengan baik materi yang didiskusikan dalam kelompok atau kelas.
  • Kurang cakap dalam mengerjakan tugas mengarang atau menulis.
  • Cenderung banyak bicara.
  • Tak suka membaca dan umumnya memang bukan pembaca yang baik karena kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru dibacanya.
  • Kurang tertarik memperhatikan hal-hal baru di lingkungan sekitarnya, seperti hadirnya anak baru dan adanya papan pengumuman baru di pojok kelas.


3. Gaya Belajar Kinestetik

Gaya belajar ini mengharuskan individu yang bersangkutan menyentuh, bergerak, atau melakukan sesuatu untuk dapat mengingat dan memahami informasi/materi pelajaran. Ada dua karakteristik orang dengan model belajar seperti ini.

Karakteristik pertama adalah menempatkan tangan sebagai alat penyerap utama untuk bisa memahami atau mengingat informasi. Hanya dengan memegang sesuatu, seorang anak yang memiliki gaya belajar ini bisa memahami informasi terkait tanpa harus membaca penjelasannya.

Karakteristik berikutnya merupakan anak yang tak tahan duduk manis berlama-lama mendengarkan penyampaian materi pelajaran. Tak heran kalau individu yang mempunyai gaya belajar ini merasa bisa belajar lebih baik kalau prosesnya disertai kegiatan fisik atau gerakan. Tak jarang, individu yang cenderung memiliki karakteristik seperti ini lebih mudah menyerap dan memahami informasi dengan cara menjiplak gambar atau kata untuk kemudian belajar mengucapkannya atau memahami fakta yang terkandung. Nah, bagi kalian yang memiliki gaya belajar ini, dianjurkan untuk belajar melalui pengalaman dengan menggunakan berbagai model peraga. Namun, jangan lupa mengalokasikan waktu beristirahat sejenak ditengah waktu belajar.

Ciri-ciri gaya belajar kinestetik:

  • Memiliki koordinasi tubuh yang baik.
  • Gemar menyentuh segala sesuatu yang dijumpainya.
  • Suka mengguunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar.
  • Amat sulit untuk berdiam diri/duduk manis.
  • Suka mengerjakan segalla sesuatu yang memungkinkan tangannya tetap aktif.
  • Kesulitan mempelajari hal-hal yang abstrak (simbol matematika peta dan sebagainya).
  • Cenderung terlihat "agak tertinggal" dibanding teman sebayanya. Padahal, ini disebabkan oleh tidak cocoknya gaya belajar anak dengan metode pengajaran yang selama ini umum diterapkan di sekolah.

Itulah penjelasan mengenai macam-macam tipe gaya belajar yang biasa dijumpai disekitar kita. Lalu, yang manakah gaya belajarmu?
Read more

Wednesday, 22 July 2015

Tips Menjawab Soal Pilihan Ganda dengan Benar

PILIHAN GANDA - Soal tipe ini biasanya paling disukai oleh siswa. Disediakannya beberapa option / pilihan, sedikit banyak dapat membantu kita mengerjakan soal apabila benar-benar stuck menjawab pertanyaan.
Tips Cerdas Cara Menjawab Soal Pilihan Ganda dengan Benar

Akan tetapi soal pilihan ganda (PG) juga bisa "mematikan" apabila kita tidak hati-hati dan tidak cermat memperhatikan berbagai pilihan yang ada. Terkadang pilihan jawaban terlihat sama-sama benar, akan tetapi hanya ada satu jawaban paling benar.

Nah kali ini kita akan membahas tips cara menjawab soal pilihan ganda dengan benar.

1. Membaca Doa :)

Serius, baca doa sebelum melakukan sesuatu itu penting. Disamping agar diberi kelancaran dan kemudahan dalam menjawab soal, berdoa juga mampu meningkatkan percaya diri kita saat mengerjakan soal.

2. Perhatikan aturan menjawab soal pilihan ganda.

Ini nih yang sering dilewatkan oleh kita. Yap, membaca aturan. Aturan dan petunjuk pengerjaan soal pilihan ganda harus dibaca dulu sebelum mengerjakan soal.
Tips Cerdas Cara Menjawab Soal Pilihan Ganda dengan Benar

Aturan yang diperhatikan baik berupa cara pengisian (silang, centang, lingkaran, dll), waktu yang disediakan, cara perbaikan jawaban, dan aturan teknis pengerjaan lainnya.

Apa yang terjadi coba apabila kita sudah terlanjur menghabiskan waktu untuk mengerjakan soal tetapi ternyata cara menjawab kita tidak sesuai aturan? Tentu gak kebayang panik kita, apalagi saat mengerjakan soal-soal ujian yang penting seperti Ujian Nasional.

Waktu yang disediakan juga harus menjadi perhatian kita. Karena jangan sampai kita terlalu santai sehingga kita kekurangan waktu dan tidak dapat menyelesaikan soal yang disediakan. Jangan juga kita terburu-buru sehingga kita menyisakan waktu dengan percuma.

Kalau menurut saya usahakan agar kita mampu menjawab semua soal hingga menyisakan waktu 10-20 menit untuk mengkoreksi kembali jawaban kita.

3. Kerjakan soal mudah terlebih dahulu.

Memasuki tahap menjawab soal pilihan ganda. Baca dengan cepat dulu tiap soal, sortir soal-soal yang mudah dan kamu kuasai. Mulai kerjakan soal-soal yang pasti jawabannya.

Usahakan untuk bisa membaca semua soal dulu, sambil mengerjakan soal yang mudah. Setelah soal mudah selesai. Ulangi soal dari awal untuk soal yang belum terjawab. Baca dengan seksama dan mulai berpikirlah dengan keras :)

4. Seleksi pilihan jawaban.

Soal tipe pilihan ganda memiliki keuntungan yaitu disediakannya pilihan jawaban. Jadi pasti ada satu jawaban benar yang telah disediakan. Saat kita mulai menemukan soal yang sulit. Maka, langkah selanjutnya adalah memilah-milah pilihan jawaban.
Tips Cerdas Cara Menjawab Soal Pilihan Ganda dengan Benar

Anda bisa mulai mencoret pilihan jawaban yang paling tidak mungkin dengan pertanyaan. Kemudian fokus pada sisa jawaban tersisa.  Biasanya saat tersulit adalah ketika tinggal menyisakan 2 kandidat jawaban :D. Apalagi jika keduanya serupa dan kita anggap sama-sama benar. Kalau memang terjadi demikian, maka coba untuk fokus pada tiap kata dan makna yang terkandung pada pilihan jawaban tersebut dan pilihlah satu terbaik yang sesuai dengan pertanyaan.

5. Gunakan pembulatan untuk soal perhitungan.

Nah, ini nih yang paling ane tak suka, soal perhitungan. Kalau untuk soal perhitungan walaupun tipe pilihan ganda tetaplah susah. Kita harus tetap tahu rumus dan aplikasi perhitungannya. Tapi tipsnya adalah gunakan pembulatan jika menemui bilangan desimal pada soal perhitungan.

6. Perhatikan psikologi pembuat soal

Kalau yang ini sudah main feeling nih. Misalnya jawaban yang kita isikan pada lembar jawaban memiliki pola khusus, terdapat pilihan jawaban semua benar, terdapat pilihan jawaban yang kalimatnya jauh lebih panjang daripada pilihan jawaban lainnya, serta terdapat ralat soal dan jawaban. Biasanya pada kasus-kasus demikian kita akan mudah menentukan jawaban yang tepat.


Tarraaaaaa.. Kini soal pilihan ganda anda sudah selesai, jangan lupa ucap Alhamdulillah.. :)
Bagaimana Tips Cara Mudah Menjawab Soal Pilihan Ganda dari saya? Kalau bermanfaat silahkan share. Jika anda memiliki tips yang lain silahkan tulis dikomentar !!
Read more

Tuesday, 21 July 2015

Tips Membuat Slide Presentasi Menarik, Efektif dan Tidak Membosankan

Tips Cara Mudah Membuat Presentasi Menarik, Efektif dan Tidak MembosankanPRESENTASI- Sebuah cara memaparkan sesuatu hal yang hendak disampaikan kepada audience. Di zaman digital ini kebutuhan akan penggunaan presentasi semakin meningkat. Presentasi dibuat oleh guru atau murid untuk menunjaang pembelajaran, para trainer dan kosultan untuk mendukung sebuah diskusi, dll.

Namun, sayang sekali banyak dari kita sering asal-asalan dalam membuat presentasi. Padahal jika kita mampu mengoptimalkan slide demi slide presentasi kita maka audience/penonton akan lebih tertarik dan memahami apa yang kita bicarakan.

Untuk menciptakan sebuah presentasi yang baik salah satu kunci utamanya adalah orientasi kepada penonton. Intinya, bagaimana kita mampu menyajikan slide-slide yang tidak membosankan, menarik, dan mudah dimengerti oleh penonton. Lalu bagaimana cara menyajikan slide presentasi yang demikian? Berikut akan coba saya simpulkan tips cara membuat presentasi menarik, efektif dan tidak membosankan.

1. Judul Ringkas dan Menarik

Judul merupakan elemen dasar yang pertama menjadi acuan saat membuat presentasi. Judul pada presentasi biasanya ditempatkan pada slide pertama. Pemilihan judul sebaiknya ringkas dan menarik serta tetap bisa menggambarkan isi keseluruhan dari presentasi kita.

Misalnya : 
"Tips Ternak Lele Mudah dan Menguntungkan" 
"Investasi Cerdas, Hasil Berkualitas"
"Tips Membuat Presentasi Memukau"
dll

2. Gunakan Gambar Ilustrasi

Memasuki bagian isi dari presentasi, alangkah baiknya kita menggunakan gambar ilustrasi yang bisa menggambarkan apa poin / isi yang ingin kita sampaikan. Perlu anda cermati bahwa gambar efektif menyampaikan jutaan kata. Penggunaan gambar yang tepat jauh lebih baik dari teks panjang beralinea-alinea. Dari gambar tersebut anda bisa kembangkan sendiri bagaimana anda mendeskripsikan gambaran tersebut kepada audience. 
Tips Cara Mudah Membuat Presentasi Menarik, Efektif dan Tidak Membosankan

Misalnya untuk menjelaskan letak geografis suatu wilayah anda tidak perlu menuliskan batas timur,batas barat bla-bla-bla. Tetapi cukup tambahkan gambar peta wilayah tersebut yang mencakup wilayah disekitarnya. Maka penonton akan lebih bisa memahami apa yang anda sampaikan.

3. Gunakan Grafik, Tabel, Diagram untuk Beberapa Informasi Tertentu.

Pergunakan fasilitas untuk membuat tabel, grafik, diagram dsb yang ada Ms.Powerpoint yang anda gunakan. Data dalam bentuk tabel,grafik dan diagram biasanya lebih mudah dipahami untuk menampilkan data berupa angka atau data-data yang terstruktur lainnya.
Tips Cara Mudah Membuat Presentasi Menarik, Efektif dan Tidak Membosankan


4. Sajikan Poin-Poin Penting 

Sekali lagi, teks yang beralinea-alinea dalam presentasi terkesan sangat membosankan dan tidak efektif. Jadi sebaiknya anda ambil poin-poin penting dari teks tersebut kemudian anda bisa kembangkan sendiri saat menyampaikan presentasi.
Tips Cara Mudah Membuat Presentasi Menarik, Efektif dan Tidak Membosankan


5. Pemilihan Jenis dan Ukuran Font yang Pas

Jenis font tidak perlu gimana-gimana, jangan sampai terkesan alay. Cukup gunakan font standar seperti Times New Roman, Arial, Calibri dsb. Ukuran font diatur sedemikian rupa ( jangan terlau besar atau terlalu kecil ) agar penonton paling belakang bisa melihat dengan jelas presentasi anda.

6. Pemilihan Warna yang Ringan Dimata

Pemilihan warna perlu diperhatikan. Mulai dari background harus kontras dengan warna font, agar pembaca dapat dengan jelas membaca tulisan pada presentasi kita. Misalnya untuk background berwarna putih maka pilih warna font hitam. 

Warna-warna penunjang lain yang digunakan untuk mendukung tampilan presentasi baiknya menggunakan warna-warna soft, seperti biru, hijau, kuning, merah muda dsb

7. Desain Sederhana dan Elegan

Terakhir, bungkus presentasi anda dengan desain yang menarik, sederhana dan elegan. Inti yang terpenting dari mendesain slide adalah agar konten yang disajikan lebih menarik. Jangan sampai saat mendesain slide misalnya dengan animasi malah menfokuskan perhatian penonton pada animasi tersebut bukan kepa konten/isi presentasi yang kita sajikan.

Nah, Itulah 7 tips cara membuat Presentasi Menarik, Kreatif, Efektif dan Tidak Membosankan. Semoga bermanfaat!! Jangan lupa tinggalkan komentar..
Read more